Kalapas Metro Tetra Destorie Beserta Jajaran Mengikuti Pembinaan Jasmani Bersama Kakanwil Ditjenpas Lampung











Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kakanwil. Dalam arahannya, Maulidi Hilal menekankan pentingnya tanggung jawab dalam melaksanakan tugas di lingkungan pemasyarakatan agar terhindar dari hal-hal negatif.

“Ketika melaksanakan tugas itu dibutuhkan kehati-hatian, support dan ada yang harus mengingatkan kita juga, itulah yang disebut dengan tanggung jawab. Saya berharap kita semua dilindingi oleh Allah agar terhindar dari itu semua (hal negatif), kata Kakanwil.

Ia juga menyampaikan bahwa petugas yang memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi akan mendapatkan apresiasi, baik berupa penghargaan maupun promosi jabatan.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar Taman Merdeka. Paket bantuan diserahkan langsung oleh jajaran pemasyarakatan kepada warga yang membutuhkan. Senyum dan ucapan terima kasih tampak dari para penerima, menghadirkan suasana hangat di tengah rangkaian kegiatan pagi itu.

Setelah itu, peserta mengikuti jalan sehat mengitari Taman Merdeka, lalu ditutup dengan senam bersama. Suasana kebersamaan terasa kental ketika jajaran dari berbagai UPT berbaur dan berolahraga bersama di jantung Kota Metro.

Di sela kegiatan, Kepala Lapas Metro, Tetra Destorie, mendampingi Kakanwil beserta jajaran menemui Wali Kota Metro dalam silaturahmi dan menjalin koordinasi. Kalapas Tetra dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Lapas Metro sebagai tuan rumah.

Kami merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ini. Terima kasih kepada Bapak Kakanwil dan seluruh jajaran UPT se-Lampung yang telah hadir di Kota Metro. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Semua ini dilakukan agar kita sehat bersama dan solid dalam tugas,” ujar Tetra.

Ia juga menyoroti makna pembagian bantuan sosial dalam rangkaian kegiatan tersebut. “Kami tidak ingin kegiatan ini hanya dirasakan jajaran pemasyarakatan. Melalui pembagian bantuan sosial, kami ingin berbagi dengan masyarakat sekitar. Meskipun sederhana, semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi bukti bahwa pemasyarakatan hadir dan peduli kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia menilai arahan Kakanwil menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran, termasuk di Lapas Metro. “Pesan Bapak Kakanwil tentang tanggung jawab, kehati-hatian, dan saling mengingatkan sangat relevan dengan tugas kita sehari-hari. Kami di Lapas Metro akan terus menjaga dedikasi dan loyalitas dalam bekerja, sesuai harapan pimpinan,” jelasnya.

Silaturahmi dengan Bapak Wali Kota sangat baik untuk mempererat koordinasi. Banyak program pembinaan Warga Binaan yang bisa disinergikan dengan pemerintah daerah, mulai dari pelatihan kemandirian hingga persiapan reintegrasi ke masyarakat. Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah semakin kuat ke depannya,” ungkapnya.(Ksonny)

Setelah Jemput Sakit Pulang Sehat dan Mobil Sehat, Kini RSUD Sumbersari Bantul Wacanakan Rawat Inap Jiwa

KOTA METRO – APKAN NEWS  RSUD Sumbersari Bantul Kota Metro terus berinovasi dalam pelayanan kesehatan. Setelah program Jemput Sakit Pulang Sehat dan Mobil Sehat mendapat respons positif dari masyarakat, kini manajemen mewacanakan pengembangan layanan rawat inap bagi pasien dengan gangguan kesehatan jiwa.

Direktur RSUD Sumbersari Bantul, Hasril Syahdu, M.K.M., mengungkapkan wacana tersebut di ruang kerjanya, Rabu (28/10/2026).

Hasril menjelaskan, berdasarkan data terverifikasi terdapat  306 warga Kota Metro yang tercatat mengalami gangguan jiwa. Data tersebut menjadi dasar perlunya perluasan layanan kesehatan jiwa yang lebih komprehensif.

Pelayanan kesehatan jiwa merupakan kebutuhan yang tidak boleh kita abaikan. Di balik data ratusan warga yang mengalami gangguan jiwa, ada pasien yang membutuhkan penanganan dan keluarga yang membutuhkan dukungan, ujar Hasril.

Ia menambahkan, program Jemput Sakit Pulang Sehat dan Mobil Sehat selama ini telah mendekatkan akses layanan kesehatan kepada warga hingga pelosok. Wacana rawat inap jiwa diharapkan menjadi kelanjutan dari komitmen tersebut.

Menurutnya, pengembangan layanan rawat inap jiwa memerlukan persiapan matang meliputi fasilitas sesuai standar Kementerian Kesehatan, tenaga psikiater, perawat jiwa, psikolog klinis, sistem pelayanan yang aman, manusiawi, dan bebas stigma.

Harapan kami, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan jiwa dapat memperoleh penanganan yang tepat. Ini bukan hanya soal tempat perawatan, tapi bagaimana pasien dilayani secara profesional dan manusiawi, dan keluarga mendapatkan dukungan, tegasnya.

Pihak RSUD berharap wacana ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Metro, Dinas Kesehatan, DPRD, serta seluruh stakeholder terkait agar dapat dikaji secara komprehensif dari sisi regulasi, anggaran, dan keberlanjutan layanan.

Apabila terealisasi, layanan rawat inap jiwa akan menjadi pelengkap layanan kesehatan di Kota Metro dan menjadi langkah nyata menuju Metro Sehat dan Sejahtera.(K.Sonny)

Anggaran Terserap, Apakah Masyarakat Sudah Merasakan Manfaatnya? Hendra Apriyanes Teliti Tata Kelola Kota Metro

 

METRO, LAMPUNG — 29 Oktober 2026 — Anggaran sudah dibelanjakan, program telah dilaksanakan, dan laporan pertanggungjawaban mungkin telah disusun. Namun, satu pertanyaan tetap penting: apakah semua itu benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat?

Pertanyaan tersebut menjadi titik berangkat penelitian independen Tata Kelola dan Pencegahan Risiko Korupsi Kota Metro Tahun 2024–2026 yang dilaksanakan Hendra Apriyanes.

Penelitian ini tidak sekadar menelusuri berapa besar anggaran terserap, tetapi juga menguji bagaimana keputusan dibuat, apa dasar pertimbangannya, siapa yang menerima manfaat, dan apakah hasil program sebanding dengan sumber daya publik yang digunakan.

Penelitian tersebut telah memperoleh rekomendasi Kesbangpol Kota Metro Nomor 000.9.2/367/B-05/2026 tertanggal 21 Oktober 2026 dan izin penelitian DPMPTSP Kota Metro Nomor 503/013/SI-PK/D-14/2026 tertanggal 23 Oktober 2026.

Untuk mendukung pengumpulan data, permohonan informasi juga telah disampaikan kepada PPID Utama Pemerintah Kota Metro melalui surat Nomor 04/PI-METRO/PPID/X/2026 tertanggal 23 Oktober 2026.

Menelusuri Kualitas Keputusan, Bukan Sekadar Angka

Kajian ini mencakup perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pengangkatan serta mutasi aparatur sipil negara, hibah dan bantuan sosial, pendapatan dan aset daerah, pengawasan internal, serta tata kelola BLUD, termasuk rumah sakit daerah.

Pengujian dilakukan dengan menelusuri dasar kebutuhan program, kedalaman kajian, ketepatan sasaran, kemampuan fiskal, kesiapan pelaksanaan, proses pengambilan keputusan, hingga hasil dan manfaatnya.

Penelitian juga akan mengidentifikasi kemungkinan persoalan yang berulang pada program, perangkat daerah, atau periode anggaran berbeda.

Tujuannya bukan sekadar menemukan kelemahan, melainkan memahami penyebabnya dan menilai apakah persoalan tersebut bersifat insidental atau mencerminkan masalah tata kelola yang perlu diperbaiki.

Melalui analisis dokumen, rekonstruksi pengambilan keputusan, pengujian silang informasi, dan klarifikasi kepada pihak terkait, kesimpulan akan disusun berdasarkan bukti yang tersedia, bukan asumsi atau satu sudut pandang semata.

Melengkapi, Bukan Menggantikan, Hasil Pemeriksaan Resmi

Penelitian ini menggunakan metodologi dan kerangka analisis independen. Karena itu, hasilnya tidak dimaksudkan untuk menyalin atau menggantikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK, maupun Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK.

Masing-masing memiliki mandat, indikator, dan pendekatan berbeda. Penelitian independen ini berupaya melengkapi perspektif yang tersedia dengan menelaah kualitas keputusan, keselarasan antara perencanaan dan pelaksanaan, serta kemungkinan penyebab persoalan tata kelola yang berulang.

Perbedaan hasil atau kesimpulan dapat terjadi karena perbedaan metodologi, ruang lingkup, dan bukti yang digunakan. Karena itu, setiap perbedaan harus dijelaskan berdasarkan dasar analisisnya.

Anes menegaskan, penelitian ini tidak berangkat dari anggapan bahwa tindak pidana korupsi telah terjadi.

Yang ingin kami uji adalah bagaimana keputusan dibuat, apa dasar pertimbangannya, bagaimana anggaran digunakan, dan apakah hasilnya sesuai dengan tujuan. Jika ditemukan kelemahan, kita perlu memahami penyebabnya agar perbaikan dapat dilakukan dan persoalan serupa tidak terus berulang,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kelemahan administrasi, kebijakan yang tidak efektif, atau ketidaksesuaian antara rencana dan realisasi tidak otomatis membuktikan tindak pidana korupsi. Setiap kesimpulan harus didukung bukti yang memadai, mempertimbangkan klarifikasi pihak terkait, dan disampaikan secara proporsional.

Penelitian ini merupakan kajian independen, bukan pemeriksaan resmi, penyidikan, ataupun penetapan kesalahan hukum.

Kelengkapan Data Menentukan Kualitas Hasil

Salah satu faktor penting dalam penelitian ini adalah ketersediaan dokumen dan informasi yang relevan. Tanpa bukti yang cukup, peneliti tidak dapat menilai secara utuh dasar keputusan, kesesuaian antara rencana dan pelaksanaan, maupun manfaat suatu program.

Karena itu, Anes berharap perangkat daerah dan instansi terkait dapat bekerja sama menindaklanjuti permohonan informasi melalui mekanisme resmi.

Permohonan dibatasi pada data dan dokumen yang bersifat publik serta relevan dengan penelitian, dengan tetap memperhatikan ketentuan keterbukaan informasi, pengecualian informasi, dan perlindungan data pribadi.

Apabila suatu dokumen memuat informasi yang dikecualikan, penanganannya dapat mengikuti mekanisme yang berlaku tanpa mengabaikan akses terhadap bagian informasi yang terbuka untuk publik.

Kami memahami setiap instansi memiliki prosedur pengelolaan informasi. Permohonan disampaikan melalui jalur resmi dan dibatasi pada data publik yang dibutuhkan. Kami berharap ada kerja sama yang baik agar informasi yang relevan dapat diperoleh dan dianalisis secara objektif,” kata Anes.

Jika data tertentu tidak tersedia atau tidak dapat diperoleh, keterbatasan tersebut akan dicatat secara terbuka. Penelitian tidak akan memaksakan kesimpulan ketika bukti belum mencukupi.

Apa Manfaatnya bagi Masyarakat?

Bagi pemerintah daerah, hasil penelitian diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki perencanaan, meningkatkan ketepatan sasaran program, memperkuat pengendalian internal, dan mencegah berulangnya persoalan serupa.

Bagi masyarakat, kajian ini diharapkan memperluas pemahaman mengenai pengelolaan kebijakan dan anggaran publik sekaligus mendorong pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Rekomendasi akan diarahkan pada persoalan yang dapat dibuktikan, penyebab yang teridentifikasi, serta langkah perbaikan yang realistis. Kekuatan hasil akhirnya tetap bergantung pada kecukupan bukti dan proses verifikasi.

Pada akhirnya, keberhasilan pemerintahan tidak cukup diukur dari besarnya anggaran yang terserap atau banyaknya program yang terlaksana. Ukuran yang tidak kalah penting adalah apakah keputusan dibuat secara tepat, anggaran digunakan sesuai tujuan, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

Sebab, uang publik bukan sekadar untuk dibelanjakan, melainkan harus dipertanggungjawabkan manfaatnya kepada masyarakat.(Red)

BERITA BKMT KOTA METRO Jaga Istiqomah dan Ukhuwah, BKMT Kota Metro Rutin Gelar Pengajian Dua Kali Sebulan di Masjid Agung Taqwa

METRO - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Metro terus menguatkan komitmennya dalam pembinaan keagamaan dan pemberdayaan perempuan melalui kegiatan rutin Pengajian BKMT.

Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu pada minggu kedua dan minggu ketiga setiap bulannya, bertempat di *Masjid Agung Taqwa Kota Metro. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Pengajian rutin ini diikuti oleh seluruh pengurus BKMT Kota Metro, pengurus BKMT Kecamatan, Kelurahan, serta jamaah majelis taklim se-Kota Metro. Kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan, pembacaan ayat suci Al-Quran, dzikir bersama, dan kajian tematik tentang keluarga sakinah, akhlak, dan peran perempuan dalam pembangunan.

Sekretaris BKMT Kota Metro,  IIN INDRASWARI,S.Sos.,M.M. menyampaikan bahwa pengajian rutin ini bukan hanya sebagai ajang tholabul ilmi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah islamiyah antar majelis taklim.

"Alhamdulillah, pengajian rutin Rabu minggu kedua dan ketiga di Masjid Agung Taqwa ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk menjaga istiqomah. Melalui BKMT, kita ingin menghadirkan perempuan-perempuan Kota Metro yang berilmu, berakhlak mulia, dan menjadi pilar keluarga yang tangguh serta mendukung terwujudnya Kota Metro yang religius," ujarnya.

Ia menambahkan, konsistensi kehadiran anggota menjadi kunci. Oleh karena itu, BKMT Kota Metro mengajak seluruh anggota majelis taklim untuk terus aktif dan menjadikan Masjid Agung Taqwa sebagai pusat kegiatan keislaman.

Dengan kegiatan yang terjadwal dan terstruktur ini, diharapkan peran BKMT sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan mental spiritual masyarakat dapat berjalan optimal dan memberikan kemaslahatan bagi umat.(K.sonny)

Terkait Dugaan Pabrik Es Tak Berizin, APKAN Lampung Siap Berkoordinasi dengan Aparat Hukum












LAMPUNG TIMUR — APKAN NEWS PROPINSI LAMPUNG 


menyatakan siap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk menindaklanjuti dugaan belum lengkapnya perizinan pabrik es kristal yang telah beroperasi di Kabupaten Lampung Timur.


Ketua APKAN Lampung, ARIF WIJAYA menegaskan bahwa persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius agar status legalitas usaha dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum dapat dipastikan secara transparan.


Menurut ARIF WIJAYA, setiap kegiatan usaha wajib memenuhi persyaratan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, dugaan ketidaklengkapan perizinan perlu ditelusuri melalui pemeriksaan dokumen dan pengecekan langsung di lapangan oleh instansi yang memiliki kewenangan.


APKAN Lampung siap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk mendorong persoalan ini ditindaklanjuti secara profesional. Kami ingin memastikan apakah seluruh persyaratan perizinan telah dipenuhi atau masih terdapat kewajiban yang harus diselesaikan oleh pihak pengelola,” tegas ARIF WIJAYA.


Ia menambahkan, pemeriksaan perlu mencakup dokumen perizinan berusaha, ketentuan pemanfaatan air tanah apabila dipersyaratkan, serta kewajiban lingkungan sesuai karakteristik kegiatan usaha tersebut.


ARIF menegaskan, langkah ini bukan untuk menghambat investasi maupun kegiatan usaha masyarakat. Namun, kepatuhan terhadap hukum merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap pelaku usaha tanpa terkecuali.


“Jangan sampai muncul kesan bahwa usaha dapat terus beroperasi tanpa kejelasan mengenai pemenuhan kewajiban hukumnya. Jika ditemukan pelanggaran, kami mendorong agar ditindak sesuai ketentuan perundang-undangan. Sebaliknya, jika seluruh persyaratan telah dipenuhi, statusnya juga harus dijelaskan berdasarkan fakta dan dokumen resmi,” ujarnya.


DPD APKAN Lampung berharap pemerintah daerah, instansi teknis, dan aparat penegak hukum dapat bersinergi untuk memastikan persoalan tersebut ditangani secara objektif, transparan, dan sesuai kewenangan masing-masing.


APKAN Lampung menegaskan akan mendorong tindak lanjut melalui jalur koordinasi dan penyampaian informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, persoalan dugaan perizinan pabrik es kristal tersebut dapat memperoleh kejelasan tanpa membangun kesimpulan sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi.(Red)

Danrem 043/Gatam Hadiri Sertijab Asintel Kasdam XXI/Radin Inten, Pangdam Tekankan Integritas dan Profesionalisme


BANDAR LAMPUNG – Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han. menghadiri tradisi dan serah terima jabatan (sertijab) Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam XXI/Radin Inten di Aula Sudirman Makodam XXI/Radin Inten, Jalan Teuku Umar No. 85, Penengahan, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, jabatan Asintel Kasdam XXI/Radin Inten diserahterimakan dari Kolonel Inf Erwin Agung T.W.A., S.T., M.Tr.(Han)., kepada Kolonel Inf. Anak Agung Gede Rama Cahyana Putra, S.Sos., M.Tr.(Han). Prosesi sertijab dipimpin Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han.




Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan karier prajurit TNI AD. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam amanat Pangdam XXI/Radin Inten yang disampaikan pada kegiatan tersebut, ditegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Setiap pejabat dituntut memiliki integritas, profesionalisme, ketegasan dalam mengambil keputusan, serta mampu menjadi teladan bagi anggota yang dipimpinnya.

Pangdam juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi bagi pejabat yang menerima amanah baru. Pemahaman terhadap tugas dan karakteristik wilayah, komunikasi yang efektif, serta kesinambungan program menjadi hal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi.

Selain melanjutkan program yang telah berjalan dengan baik, para pejabat diharapkan mampu mengevaluasi dan menyempurnakan kekurangan serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Kehadiran Danrem 043/Gatam dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi dan kesinambungan pelaksanaan tugas di lingkungan Kodam XXI/Radin Inten. Melalui regenerasi kepemimpinan yang terencana, setiap pejabat diharapkan mampu mengemban amanah secara optimal serta terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan sertijab tersebut turut dihadiri Danrem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., para Asisten Kasdam XXI/Radin Inten, para Dan/Kabalakdam XXI/Radin Inten, serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXI/Radin Inten.(Red)

DALAM RANGKA HUT KE - 62 PARTAI GOLKAR,Wali Kota Metro dan Ketua DPD Subhan Tegaskan Komitmen Kolaborasi


Metro — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Metro menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

Acara syukuran ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, serta Ketua DPD Partai Golkar Kota Metro, Subhan, beserta jajaran pengurus dan kader partai.

Rangkaian peringatan diawali sejak pagi hari dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan. 

Seluruh jajaran pengurus DPD 
Golkar Kota Metro melakukan upacara tabur bunga dan doa bersama untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

 JelajahiKota
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara syukuran, pemotongan tumpeng, dan ramah tamah bersama di Gedung DPD Partai Golkar Kota Metro.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, yang hadir dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah sekaligus pembina seluruh partai politik di Kota Metro, menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas terselenggaranya perayaan HUT ke-62 Partai Golkar ini.

“Alhamdulillah, hari ini saya turut diundang dalam rangka Ulang Tahun Golkar yang ke-62, khususnya di DPD Golkar Kota Metro. Saya sangat bersyukur bisa menghadiri undangan ini secara langsung,” ujar Bambang Iman Santoso di sela-sela kegiatan, Selasa, 20 Oktober 2026. KursusManajemen

Sebagai pembina politik di daerah, Bambang menyambut baik komitmen yang ditunjukkan oleh Partai Golkar untuk terus berjalan beriringan dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan warga Kota Metro.

“Pesan saya, seperti yang disampaikan Ketua DPD Golkar tadi, Alhamdulillah Golkar berkomitmen untuk bekerja sama dan mendukung program-program pemerintah yang sifatnya benar-benar untuk masyarakat, agar ke depan Kota Metro bisa menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Metro, Subhan, menjelaskan bahwa agenda perayaan HUT ke-62 ini dilaksanakan secara serentak dari Sabang sampai Merauke. BeliKado Ultah

“Syukur Alhamdulillah, pagi tadi kita telah melaksanakan momentum peringatan HUT ke-62. Rangkaian agendanya serentak secara nasional, dimulai dari ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan, doa bersama, lalu dilanjutkan dengan syukuran serta makan tumpeng bersama di Gedung Golkar,” kata Subhan.

Dalam kesempatan tersebut, Subhan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat Kota Metro yang selama ini terus mendukung dan mempercayai Partai Golkar.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih, khususnya kepada warga Kota Metro yang telah membantu perjuangan Partai Golkar hingga saat ini. Atas nama seluruh jajaran DPD Golkar, kami sangat mengapresiasi hal tersebut,” ungkapnya.

Subhan juga menegaskan komitmen partai pohon beringin ini untuk selalu berada di tengah masyarakat dan menyuarakan kebutuhan publik melalui wakil-wakilnya di legislatif.

“Besar harapan kami ke depan Golkar akan selalu mendapat dukungan masyarakat Kota Metro. Kami siap memperjuangkan dan membawa aspirasi masyarakat yang nantinya disampaikan melalui Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Metro,” tegas Subhan.(Red)