JELANG 1 OKTOBER, SOSIALISASI ANTIKORUPSI BERSAMA KPK DI METRO DIMATANGKAN
Inisiator Koordinasi ke Ditreskrimsus Polda Lampung, Pastikan Sinergi APH
METRO, 23 September 2026
– Persiapan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi dan Penguatan Peran Serta Masyarakat yang akan digelar pada tanggal 1 Oktober 2026 di Aula Pemerintah Kota Metro terus dimatangkan.
Inisiator kegiatan, Hendra Apriyanes (Anes) pada Rabu (23/9/2026) melakukan koordinasi dengan
Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung, AKBP Donny Hendridunand di Mapolda Lampung.
Koordinasi membahas kesiapan teknis dan penguatan sinergi antara masyarakat sipil, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah. Kegiatan tersebut akan menghadirkan narasumber utama dari
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yakni Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Kunto Ariawan, S.E.
Adapun tema yang diusung:
Meningkatkan Peran Serta Masyarakat dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Berkualitas dan Melayani melalui Pencegahan sebagai Early Warning System.
Pencegahan adalah Gerakan Bersama Hendra Apriyanes menegaskan, sosialisasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum membangun kesadaran kolektif.
Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi sosialisasi, tetapi menjadi momentum untuk membangun kesadaran dan keberanian masyarakat dalam ikut mengawal pemerintahan. Pencegahan korupsi harus menjadi gerakan bersama, dengan masyarakat sebagai bagian penting dari sistem peringatan dini, ujar Anes. Menurutnya, kehadiran KPK akan memberikan pemahaman konkret kepada masyarakat bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dibebankan kepada APH.
“Pencegahan yang paling efektif adalah ketika masyarakat berani terlibat, berani melapor, dan berani menjadi pengawas. Itu yang ingin kami bangun di Kota Metro,” tambahnya.
Bangun Sinergi
Koordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Lampung, kata Anes, menjadi bukti bahwa upaya membangun budaya antikorupsi membutuhkan kolaborasi.
Ini tentang sinergi. APH, Pemda, dan masyarakat harus satu frekuensi. Kalau semua saling menguatkan, tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan melayani bukan hal mustahil, pungkas Anes.
Kegiatan pada 1 Oktober mendatang rencananya akan dihadiri unsur Pemerintah Kota Metro, DPRD, APIP, OPD, akademisi, organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, dan media.
Kegiatan terbuka untuk umum dan menjadi komitmen bersama mendorong Metro sebagai kota berintegritas. (Red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar